Hookeri Merah Rumpun

Hokmer Rumpun
Tampak Samping

Tanaman hookeri merah rumpundi atas, dulu sayabeli seharga 25K, sebagai anakan hookeri. Ternyata apda perkembangannya menjadi hookeri merah dan mempunyai banyak anakan [6] meskipun baru 6 bulan saya pelihara. Karena dalam satu pot banyak anakan, maka pertumbuhan menjadi relatif lebih lambat dibandingkan saudaranya yang batang tunggal [non rumpun].

Hokmer Rumpun
Tampak Atas

Beberapa waktu lalu, saya menanyakan cara memisah anakan ke milist anthurium. Dan saya mendapat pencerahan dari member yang berdomisili Semarang. Berikut tips dari beliau tentang memisah anakan dari anthurium rumpun:
1. Taneman dicabut dari pot kmdn dicuci akarnya sampai bersih.
2. Di lihat kondisi akar masing-masing. Ada jenis rumpun yang akar anakannya nempel/msh jadi satu dengan indukan. Ada yang emang udah terpisah sejak awal.
3. Kalau yang terpisah ini sih lebih mudah, kalau akar udah lumayan banyak & kayaknya udah bisa mandiri, tinggal pisahkan aja & tanem di pot lain. Kalau yang jenis anakan menyatu sama indukan, perlu diperhatikan apakah akar dari indukan bisa diamputasi sebagian untuk mensupply taneman anak.
4. Kalau taneman anak belum banyak akar/msh sedikit tapi sudah ga tahan untuk mensplit, biasanya masa stress agak lama. daun baru sering muncul lama sekali, atau kalaupun muncul dimensi lebih kecil. terburuk adalah mati.
5. Bekas potongan akar, sebaknya diolesi dengan betadine dan kemudian fungisida.

Suatu saat, saya akan menerapkan saran di atas, ketika saya akan memisahkan anakan hookeri merah dari indukannya. Sekarang masih sayang.

Sedangkan menurut Mas Oy, Setyo Adji K, pemilik padmanursery Semarang, tip mensplit anakan sebagai berikut:
1. Yang terpenting, anak yang dipisah harus berakar utama minim 3 ( kalau berani 2 juga gak pa pa ).
2. Anak yang menempel disamping induknya, saat memisah usahakan bonggol utamanya jangan tercoak pisau terlalu lebar. Malah, kalau memungkinkan, lebih baik meninggalkan sedikit bonggol anaknya di bonggol utama, daripada melukai bonggol utamanya. Ini bukan suatu keharusan, jadi nyantai saja. Kalaupun terluka ya gak pa pa.
3. Untuk rumpun begini saya lebih suka misah pakai tangan, bukan pakai pisau.
4. Olesi tiap luka dengan fungisida dikentalkan, tapi jangan terlalu kental.
5. Sering ada anak yang belum berakar, usahakan agar tidak ikut tercabut. Kalau anak yang belum berakar tsb menempel pada anak yang sudah berakar, 2 anak tsb bisa dipisah dari induknya. Yang belum punya akar bisa numpang cari makan dari anak yang sudah besar.