Arabicum Dataran Rendah

Arabicum

Arabicum ini saya beli akhir Desember 2007, di Flora Grosir Jogja seharga 40K. Tanaman kemudian saya bawa ke Minas untuk jadi salah satu koleksi saya.
Arabicum ini saya beli karena sosoknya yang kompak, dengan batang 5 yang seimbang. Tanaman berumur 6 bulan, diameter bonggol 6 cm, dan tinggi cabang 20 cm dari bonggol, dan masih akan berkembang menjadi lebih besar dan [mudah-mudahan] lebih bagus lagi.

Arabicum dataran rendah dicirikan oleh perakaran kokh untuk menunjang caudex yang tingg. Caudex atau batang pokok tinggi seperti pohon berbatang tunggal. Di alam tinggi caudex bisa mencapai 2 m tau lebih.
Cabang berumpun, kekar dan agak berkelok. Spasi cabang dan ranting relatif lebih rapat daripada dataran tinggi. Tekstur kasar di batang muncul akibat sisa daun yang rontok meninggalkan bekas seperti sisik yang agak menonjol.
Daunnya bulat, besar dan agak lonjong. Ada yang berbulu dan ada yang tidak. Seringkali berwarna agak kebiruan.
Bunga bulat kecil, petal berbentuk bulat, dan berwarna pink. Normalnya berukuran 3-5 cm, tetapi pada beberapa kasus ditemukan yang berukuran 7 cm. [Teknik Adenium Spektakuler, p. 113-114]